The World Is Very Wide, ---------------Do you wanna stay solely in a place?

Kampung Inggris Pare merupakan salah satu tempat yang populer di Indonesia. Semangat belajar anak muda Indonesia dapat nampak disini. Berbagai daerah dan pelosok berkumpul disini untuk menimbang ilmu. Entah dari mana magnet tersebut sehingga kampung ini masih terus diminati dari berbagai kalangan. Disini kalian tidak hanya menemukan pria dan wanita yang berumur dua puluhan, tapi anak kecil dan orang lanjut usia pun datang kesini untuk mengembangkan pengetahuan dan ilmunya.

Sebenarnya meskipun kampung Pare kediri dinamakan kampung Inggris tapi disini juga banyak terdapat berbagai kursusan bidang lain, seperti kursus komputer, bahasa Jepang dan sebagainya. Namun warna utama dari kampung ini adalah terbentangnya berbagai kursus Bahasa Inggris. Sudah hal lumrah kalau dalam satu lorong itu bisa terdapat lebih dari sepuluh kursusan English.

Ini adalah kedua kalinya saya menimba ilmu disini. Kedatangan pertama saya disini, saya mampu belajar selama 6 bulan. Rentang tersebut merupakan waktu terlama saya tinggal di luar Makassar. Banyak hal yang mampu membuat saya merasa nyaman tinggal disini dalam waktu yang lama.

Ketika kalian datang kesini, tidak perlu takut akan sulit menemukan makanan yang cocok buat kalian. Selain setiap pojok diramaikan dengan kursusan, warung makanpun menjadi spora yang tersebar meluas di daerah ini. Kalian hanya perlu memilih warung yang menyediakan makanan favoritmu. Entah sudah berapa banyak warung yang saya sudah cicipi makanannya. Bukan hanya itu, pelajar disini akan ditawari makanan dengan berbagai harga yang variatif namun masih dengan harga yang murah. Bayangkan saja, terkadang saya membayar 9 ribu untuk ayam lalapan satu porsi dan es jeruk. Kalau di Makassar, itu bisa mencapai 20 ribu.

Hal yang kedua membuat nyaman disini bahwa saya tidak merasa risih kalau harus bersepeda ataupun jalan kaki kesana kemari. Bahkan tempat yang jarakya mencapai 3 km, saya tetap menggunkan sepeda. Mungkin karena banyak orang yang menggunakan sepeda disini, makanya saya tidak merasa berbeda dengan yang lain. Cuaca sebenarnya juga mendukung karena kampung pare masih memiliki suhu panas yang wajar di siang hari. Berbeda dengan kota asalku yang sangat menyengat.

Keramahan warga disini pun juga menjadi salah satu faktor saya merasa nyaman untuk tinggal disini. Saya tidak merasa khawatir bahwa akan dijahili atau dijahati oleh warga disini karena tata krama  warga disini masih sangat terjaga. Sampai saat ini saya sudah akrab dengan beberapa warga asli dari daerah ini. Keramahan mereka yang membuatku merasa bahwa ini adalah kampung halamanku juga. Tapi tetap saya tidak akan menetap permanen disini. Banyak hal yang harus saya gapai di Makassar. Salah satunya yaitu saya ingin berpartisipasi dalam membangun Makassar.

Ketika saya berada disini, saya telah memiliki banyak teman dari berbagai daerah di Indonesia. Hal yang wajar karena pelajar di kampung ini berasal dari berbagai. Makanya tidak heran kalau ke kampung inggris, teman-teman akan mendengar berbagai bahasa daerah. Suatu keberuntungan karena secara tidak sadar pergaulan saya sudah mulai melebar ke berbagai provinsi yang berbeda. Sehingga ketika saya berkunjung ke suatu daerah, saya tidak perlu pusing lagi untuk mencari seseorang yang mampu mengarah mengenai situasi di daerah tersebut. Bercerita tentang karakter daerah masing-masing merupakan  topik yang paling menarik untuk dibicarakan ketika lagi berkumpul dengan teman-teman kursusan.

Mungkin juga ada yang khawatir bahwa disini kita hanya belajar. Tenang saja, karena pelajar disini juga sering liburan ketika punya waktu kosong. Kita dapat melakukan excursion ke Gunung Bromo, Kawah Wijen, Gunung Kelud, dan berbagai tempat yang lainnya. Lokasi yang paling diminati adalah Simpang Lima Gumul. Disana terdapat gerbang yang mirip Arc de Triomphe di Perancis. Sungguh gerbang yang besar dan indah. Saya takjub ketika berkunjung kesana. Saya sudah kesana sebanyak dua kali. Faktor pendukung kenapa banyak pengunjungnya adalah karena lokasinya dekat dari kampung Inggris Pare. Cukup menyewa motor untuk bisa kesana.

Selain karena faktor suasana, saya sangat nyaman belajar di Pare karena saya bisa fokus. Saya tidak memperoleh banyak ajakan dari teman untuk nongkrong ataupun mengurus sesuatu. Ketika saya disini, goal saya tersebut selalu teringat. Target dan waktu saling bersinergi untuk menyadarkanku bila pandanganku sudah menjauh dari impianku. Apalagi saya sudah mengivestasikan pekerjaan, tenaga, waktu dan materi untuk berjuang disini.

Saya sarankan ketika ingin mencoba merantau di daerah orang, sebaiknya kalian kesini. Kita bisa menimba ilmu, belajar bersosialisasi, dan dapat menghibur diri. Dunia ini terlalu luas untuk tinggal di satu tempat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "The World Is Very Wide, ---------------Do you wanna stay solely in a place?"

Post a Comment