Kenapa memilih IELTS?

Sekarang peluang semakin besar untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Meskipun kita tidak memiliki biaya untuk lanjut kliah, jalan semakin lebar untuk memperoleh  beasiswa. Banyak institusi menawarkan beasiswa bagi anak bangsa yang ingin melanjutkan studinya ke jenjang lebih tinggi. Entah kuliah di dalam negeri atapun diluar negeri. Salah satu institusi yang paling tren di Indonesia adalah LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Bukan hanya yang memberikan biaya yang begitu besar, tetapi itu merupakan dana dari negara kita sendiri. Pembiayaannya murni dari hasil karya warga Indonesia. Saya bersyukur karena diberi kesempatan menjadi bagian dari awadee LPDP.

Meskipun saat ini semakin banyak lembaga yang menawarkan beasiswa, tapi ternyata semakin banyak yang berminat sehingga kita harus mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Hal yang terpenting untuk memperoleh beasiswa adalah kita harus memiliki sertifikat bahasa Inggris. Sebenarnya itu hanya bukti bahwa kita pantas untuk menerima beasiswa. Kebutuhan yang paling krusial adalah  kita memiliki kemampuan bahasa Inggris yang memadai. Semua pengelola dana beasiswa memiliki perspective bahwa kesiapan seseorang untuk melanjutkan studi adalah setelah memiliki kemampuan bahasa Inggris yang cukup atau berada di atas rata-rata. Mahasiswa akan bisa memiliki pandangan dan pengetahuan yang lebih luas ketika dia mampu mencerna dengan baik referensi di luar negeri yang notabenenya hampir semua disajikan dalam bahasa Inggris. Oleh karena itu, untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang makanya diperlukan pengukuran yang valid.

Saat ini sebenarnya banyak macam pengukuran untuk mengetahui kemampuan Bahasa Inggris seseorang, seperti TOEFL, IELTS, TOEIC dan sebagainya. Akan tetapi saya lebih cenderung untuk mempelajari IELTS (International English Language Testing System). Saya mengambil IELTS karena saya ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Di pemikiran saya, beasiswa bukan menjadi target terakhir untuk mempelajari bahasa Inggris. Saya mempelajari IELTS agar bisa mengikuti mata kuliah dengan baik ketika saya sudah berada di Luar negeri. Jangan sampai saya kewalahan mengikuti proses belajar disana, sehingga bisa terancam diselesaikan dengan paksa. Kan tujuan utama kita adalah bisa memperoleh banyak ilmu dari negeri orang lian dan bisa menggunakannya dengan  baik di Indonesia. Gimana kita bisa memperoleh banyak, kalau kita tidak memiliki kesiapan matang.

IELTS merupakan suatu system yang terus memotivasi untuk terus meningkatkan kemapuan bahasa Inggrisku. Bayangkan saja, semua skill harus bisa dikuasai (Listening, Reading, Spekaing, dan Writing). Saya tidak memikirkan berapa lama saya harus belajar dan juga tidak memiliki target bisa ahli dalam pelajaran IELTS. Saya hanya ingin meningkatkan language skills tersebut. Selama saya belajar IELTS, sangat nampak perkembangan signifikan dalam hal kemampuan bahasa Inggrisku. Saya terkadang heran, kenapa saya bisa bergelut dengan Bahasa Inggris padahal itu pelajaran yang PALING saya TIDAK SUKAI. Mungkin karena kekuatan mimpi, makanya tantangan apapun menjadi hal yang bisa dijinakkan.

Saya sarankan untuk tidak berpikir memperoleh Beasiswa dengan cara mudah. Maksudnya menghidari test Bahasa Inggris yang sulit, tetapi ingin memperoleh beasiswa ke luar negeri. Sebaiknya persiapkan diri dengan baik dengan cara meningkatkan kemampuan Bahasa inggris. IELTS dianggap sulit oleh banyak orang karena mereka ingin memperoleh sesuatu yang besar dengan singkat (short cut). Wow, hal besar mau diperoleh tapi hanya ingin mengeluarkan usaha yang kecil padahal disana ada hukum kekekalan energi. Tuhan akan bayar pengorbanan yang sesuai dengan kita keluarkan. Semakin besar energi yang kita keluarkan, maka semakin besar pula feedback yang diperoleh.

Berdasarkan referensi yang saya baca dan tonton serta diklaborasikan dengan penagalaman saya mempejari Bahasa Inggris di English Studio, IELTS merupakan sudah menjadi sistem yang tepat untuk memperiapkan seseorang mengahadapi tantangan kuliah di Luar Negeri. Skill yang diujikan memiliki maksud tersendiri kenapa diadakan. Saya akan menjelaskan secara singkat di tulisan saya yang lain. Namun pada intinya, tidak akan ada penyesalan ketika kita meluangkan waktu mempelajari IELTS. Semua skill tersebut akan memudahkan kita untuk melanjutkan studi, bahkan memperoleh pekerjaan di kemudian hari.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kenapa memilih IELTS?"

Post a Comment